BATIK ECOPRINT

 

A.     Pendahuluan

Kata kreatif secara etimologi berasal dari Bahasa Inggris to create yang berarti membuat atau menciptakan. Dengan demikian, kreatif dapat dimaknai menciptakan suatu ide atau konsep dalam memecahkan suatu permasalahan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “kreatif” memiliki pengertian memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Sementara itu “kreativitas” berarti kemampuan untuk mencipta atau daya cipta. Kreativitas merupakan naluri yang sudah dimiliki manusia sejak lahir. Akan tetapi, kreativitas tidak berkembang dengan sendirinya. Rangsangan dari lingkungan akan sangat berpengaruh untuk menumbuhkan kreativitas.

Kreatif dan kreativitas menunjukkan cara berpikir seseorang dalam memecahkan masalah. Kreatif dimulai dari berpikir untuk menemukan ide. Ide tersebut bisa jadi merupakan ide yang sederhana, akan tetapi efektif untuk memecahkan suatu masalah. Adapun peran sekolah dalam mengembangkan kreatifitas siswa dalam praktek proses pembelajaran yaitu membuka peluang sebesar-besarnya untuk siswa mengembangkan kemampuan secara kreatif dan inovatif.

 

B.      Jenis kegiatan

1.      Kegiatan dalam Sekolah

Mengingat betapa pentingnya mengasah keterampilan siswa mengekspresikan kemampuan secara kreatif dan inovatif, maka sekolah membuat kegiatan-kegiatan yang memotivasi siswa untuk menunjukkan kreatifitas dan inovasi yang dimiliki oleh siswa. Adapun indikator-indikator yang ingin dicapai sekolah untuk mengasah keterampilan siswa dalam mengekspresikan kemampuannya secara kreatif dan inovatif adalah :

1)      Keterampilan siswa menentukan gagasan atau konsep.

2)      Keterampilan     siswa     menganalisis     dan     mengevaluasi     ide-ide     untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.

3)      Keterampilan siswa mengembangkan gagasan dan konsep yang sudah ada

4)      Keterampilan siswa menerapkan gagasan dan konsep baru

Berdasarkan indikator capaian yang ingin dicapai sekolah untuk mengasah keterampilan siswa maka sekolah membuat program dimana siswa bisa


mengasah keterampilannya masing-masing. Adapaun kegiatan yang dibuat adalah

a.       Membuat taplak meja dengan motif batik eco print/ pewarna alami

b.      Membuat klepon bunga telang

c.       Membuat tas dari kardus

d.      Menghias toples menggunakan kain rami

 

Dokumentasi kegiatan :

a.       Batik eco print

b.      Patung Kura-kura dari Bubur Kertas Bekas (Pakurtas)

c.       Klepon Bunga Telang

d.      Membuat tas dari kardus

 

 

PEMBUATAN MOTIF TAPLAK MEJA DENGAN TEKNIK ECO PRINT

 

Alat dan Bahan

 

1.      Kain dengan serat alami seperti katun, sutera, atau kanvas

2.      Daun-daunan/ bunga

3.      Air cuka

4.      Palu

5.      Campuran air tawas

6.      Pipa peralon

7.      Tali

8.      Panci untuk mengukus

 

Cara Membuat

Untuk membuat ecoprint, kamu bisa menggunakan dua teknik yaitu iron blanket dan teknik pounding. Nah sekarang kita mulai dulu dari teknik iron blanket ya, berikut selengkapnya

 

1.      Rendam kain dengan air tawas selama kurang lebih 10 menit agar pewarna nantinya lebih awet

2.      Rendam daun di dalam larutan cuka agar tannin (zat warna daun) keluar dengan maksimal

3.      Bentangkan kain yang sudah direndam di atas meja dan tempelkan daun-daunan sesuai dengan selera (posisi tulang daun di bawah)

4.      Gulung dengan pipa pralon

5.      Ikat dengan tali

6.      Kukus selama 2 jam

7.      Angkat dan bentangkan di meja, ambil daun-daunan secara perlahan

8.      Jemur kain ecoprint kamu


9.      Kini kain ecoprint kamu sudah jadi dan siap di jahit menjadi aneka kerajinan seperti baju, tas, dompet, scarf, dll

 

Teknik lainnya adalah pounding yang cenderung lebih simpel, langkah-langkahnya sebagai berikut

 

1.      Bentangkan kain di atas meja

2.      Tempelkan daun-daunan yang diinginkan

3.      Pukul dengan menggunakan palu hingga warna daun menempel di kain

4.      Angkat secara perlahan daun tersebut

5.      Jemur kain hingga kering

6.      Rendam kain dalam air campuran tawas

7.      Jemur kembali hingga kering

8.      Dan kain ecoprint kamu sudah jadi deh!

 

 


Pemilihan daun


Penataan daun di atas kain

 

 

DAFTAR NILAI HASIL KARYA ANAK


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil akhir motif ecoprint


DAFTAR NILAI

PEMBUATAN MOTIF TAPLAK MEJA DENGAN TEKNIK ECOPRINT KELAS IV (EMPAT)

SD NEGERI 2 KRANGEAN

 

 

NO

NAMA

NILAI

PROSES

AKHIR

RATA-RATA

1

Ahmad Bayu Saputra

75

75

75

2

Alya Ramadhani

80

85

82,5

3

Elsa Adila Romadhani

85

85

85

4

Faiq Muna Maulana

80

80

80

5

Hadan Ramdani Adianto

80

85

82,5

6

Moch. Tirta Manggala

80

80

80

7

Nadya Rofatul Izzah

80

85

82,5

8

Naufal Nizham Alfariz

75

85

80

9

Nayla Khanza Ramadani

85

85

85

10

Nur Faiz

80

85

82,5

11

Nur Rahmah

80

85

82,5

12

Rizqi Romadoni

80

85

82,5

13

Roni Abdulloh

75

80

77,5

14

Sakila Nur Hikmah

85

85

85

15

Savira Nur Aisyah

80

85

82,5

16

Umar Zyaid

80

85

82,5

17

Usman Nur Salim

80

85

82,5

18

Geovani Reza Aditia

80

80

80

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Guru Kelas IV

SARASWATIE,S.Pd


PEMANFAATAN KERTAS BEKAS

UNTUK PEMBUATAN PAKURTAS (PATUNG KURA-KURA DARI KERTAS BEKAS) PEMBELAJARAN KELAS IV

Kertas merupakan salah satu kebutuhan manusia dalam kegiatan sehari-hari, sehingga pemakaian kertas setiap harinya berjumlah sangat besar. Begitu pula di SD Negeri 2 Krangean, pemakaian kertas terebut seperti bekas pembungkus makanan, buku, fotokopi surat-surat absensi siswa dan surat lainnya. Ternyata limbah dari kertas tersebut menimbulkan masalah lingkungan yang besar. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak dari limbah kertas, SD Negeri 2 Krangean membuat kerajinan dari bahan utama kertas. Sejalan dengan program P5 SD N 2 Krangean yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan materi “Kami adalah Ksatria Lingkungan” kami membuat kerajinan “Patung Kura-Kura dari Bubur Kertas“ yang kegiatan utamanya mengolah sampah kertas menjadi benda berguna menghasilkan karya seni. Kegiatan lain dari materi P5 tersebut yaitu membuat kerajinan dari sampah plastik.

Untuk membantu mengurangi sampah kertas yaitu dengan cara mendaur ulang sampah tersebut. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh produksi kertas. Menurut Lester (19994 : 66). Cara mengatasi masalah sampah kertas yaitu pencegahan limbah pada sumbernya ( produksi bersih ), yaitu mengurangi penggunaan bahan baku, air dan energi, menghindari pemakaian bahan baku beracun, seperti memproduksi kertas yang berbahan non kayu, tidak memakai khiorine ( pemutih kertas, yang bisa menyebabkan pencemaran air ), dan penanganan pencemaran setelah terjadinya limbah ( end of pipe treatment

) yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan di SD Negeri 2 Krangean menggunakan cara yang teratur yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan.

ALAT DAN BAHAN

Gunting, buku tulis bekas, air secukupnya, lem kayu, cat warna hijau, kuning, hitam. CARA MEMBUAT:

1.        Gunting kertas bekas menjadi potongan kecil-kecil


2.         Setelah terkumpul potongan kertas kira-kira satu baskom penuh, rendam dengan air hingga terendam seluruhnya.

3.        
Diamkan satu malam hingga adonan menjadi bubur kertas.

4.         Setelah didiamkan satu malam remas adonan hingga menjadi bubur kertas yang halus, tiriskan adonan hingga setengah kering.

5.        
Campurkan adonan dengan lem kayu secukupnya.

6.         Bentuklah menjadi patung kura-kura seukuran telapak tangan.


7.       Setelah jadi, jemurlah selama kurang lebih 3-5 hari. Cat bagian tempurung menggunakan cat minyak/ cat air


 

 

 

DAFTAR NILAI HASIL KARYA ANAK

PEMBUATAN PATUNG KURA-KURA DARI KERTAS BEKAS (PAKURTAS) KELAS IV (EMPAT)

SD NEGERI 2 KRANGEAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023

NO

NAMA

NILAI

PROSES

AKHIR

RATA-RATA

1

Ahmad Bayu Saputra

75

80

77,5

2

Alya Ramadhani

80

85

82,5

3

Elsa Adila Romadhani

80

85

82,5

4

Faiq Muna Maulana

80

80

80

5

Hadan Ramdani Adianto

80

85

82,5

6

Moch. Tirta Manggala

80

80

80

7

Nadya Rofatul Izzah

80

85

82,5

8

Naufal Nizham Alfariz

75

85

80

9

Nayla Khanza Ramadani

80

85

82,5

10

Nur Faiz

80

85

82,5

11

Nur Rahmah

80

85

82,5

12

Rizqi Romadoni

80

85

82,5

13

Roni Abdulloh

75

80

77,5

14

Sakila Nur Hikmah

80

85

82,5

15

Savira Nur Aisyah

80

85

82,5

16

Umar Zyaid

80

85

82,5

17

Usman Nur Salim

80

85

82,5

18

Geovani Reza Aditia

80

80

80

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Guru Kelas IV

SARASWATIE,S.Pd


KLEPON BUNGA TELANG

Bahan-bahan 200 gr ketan

2 sdm tepung beras

½ sdt garam

Bunga telang 20 30 kuntum

150 ml air

½ butir kelapa parut untuk taburan 1-2 lembar daun pandan

30 gr gula merah disisir untuk isi

 

Cara Membuat

1.             Rebus bunga telaang sampai kira-kira air berubah biru pekat, saring ambil sekitar 150-200 ml

2.             Campur tepung beras, tepung ketan, dan garam

3.             Didihkan air bersama daun pandan untuk merebus butiran klepon

4.             Tambahkan air telang, campr dan uleni sampai kira-kira terasa nggak kaku bisa dipulung.

5.             Ambil sejumput adonan, pipihkan ditelapak tangan, isi gula merah secukupnya, lalu tutup adonan dan bulatkan. Masukkan ke air yang sudah mendidih, biarkan sampai mengapung.

6.             Siapkan kelapa parut. Setelah mengapung beberapa saat, angkat klepon, tiriskan lalu campurkan ke parutan kelapa.

 



DAFTAR NILAI HASIL KARYA ANAK PEMBUATAN KLEPON BUNGA TELANG KELAS IV (EMPAT)

SD NEGERI 2 KRANGEAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023

NO

NAMA

NILAI

PROSES

AKHIR

RATA-RATA

1

Ahmad Bayu Saputra

80

80

80

2

Alya Ramadhani

80

80

80

3

Elsa Adila Romadhani

85

85

85

4

Faiq Muna Maulana

80

80

80

5

Hadan Ramdani Adianto

80

85

82,5

6

Moch. Tirta Manggala

75

80

77,5

7

Nadya Rofatul Izzah

80

85

82,5

8

Naufal Nizham Alfariz

75

85

80

9

Nayla Khanza Ramadani

80

85

82,5

10

Nur Faiz

80

85

82,5

11

Nur Rahmah

80

85

82,5

12

Rizqi Romadoni

80

85

82,5

13

Roni Abdulloh

75

80

77,5

14

Sakila Nur Hikmah

80

85

82,5

15

Savira Nur Aisyah

80

85

82,5

16

Umar Zyaid

80

85

82,5

17

Usman Nur Salim

80

85

82,5

18

Geovani Reza Aditia

80

85

82,5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Guru Kelas IV

SARASWATIE,S.Pd


MEMBUAT TAS DARI KARDUS

 

Langkah-Langkah Pembuatan Tas

Langkah 1 - Buat pola tas dari kardus. Langkah 2 - Gunting dan lipat pola.

Langkah 3 - Tempel kertas kado ke kardus. Langkah 4 - Rapikan sisi kardus.

Langkah 6 - Buat penutup samping. Langkah 7 - Buat sekat tas (opsional) Langkah 8 - Tambahkan aksesori.

 

 


 

 

 



 

 

 

 

 



 

DAFTAR NILAI HASIL KARYA ANAK PEMBUATAN TAS DARI KARDUS BEKAS KELAS IV (EMPAT)

SD NEGERI 2 KRANGEAN

 

 

NO

NAMA

NILAI

PROSES

AKHIR

RATA-RATA

1

Ahmad Bayu Saputra

75

80

77,5

2

Alya Ramadhani

80

85

82,5

3

Elsa Adila Romadhani

85

90

87,5

4

Faiq Muna Maulana

80

85

82,5

5

Hadan Ramdani Adianto

80

85

82,5

6

Moch. Tirta Manggala

75

80

77,5

7

Nadya Rofatul Izzah

80

85

82,5

8

Naufal Nizham Alfariz

75

85

80

9

Nayla Khanza Ramadani

80

85

82,5

10

Nur Faiz

80

85

82,5

11

Nur Rahmah

80

85

82,5

12

Rizqi Romadoni

80

85

82,5

13

Roni Abdulloh

75

80

77,5

14

Sakila Nur Hikmah

80

85

82,5

15

Savira Nur Aisyah

80

85

82,5

16

Umar Zyaid

80

85

82,5

17

Usman Nur Salim

80

85

82,5

18

Geovani Reza Aditia

80

85

82,5

 


Guru Kelas IV

SARASWATIE,S.Pd

Comments

Popular posts from this blog

Menciptakan Karya Seni dari Limbah: Pembelajaran Seni Rupa Daur Ulang Kertas di Kelas V

Kreatif dan Peduli Lingkungan, Siswa SD Ciptakan Wayang dari Kardus Bekas

Belajar Seru dan Ramah Lingkungan: Pembuatan POC dari Air Lindi Bersama Wali Murid Kelas IV