PAKURSA PATUNG KURA-KURA DARI KERTAS
PEMANFAATAN KERTAS BEKAS
UNTUK PEMBUATAN PAKURTAS (PATUNG
KURA-KURA DARI KERTAS)
Kertas merupakan salah satu kebutuhan manusia dalam
kegiatan sehari-hari, sehingga pemakaian
kertas setiap harinya berjumlah sangat besar. Begitu pula di SD Negeri 2
Krangean, pemakaian kertas terebut
seperti bekas pembungkus makanan, buku, fotokopi surat-surat absensi siswa dan surat lainnya. Ternyata limbah
dari kertas tersebut menimbulkan masalah lingkungan yang besar. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak dari limbah kertas, SD Negeri 2 Krangean
membuat kerajinan dari bahan utama kertas. Sejalan dengan program P5 SD N 2 Krangean
yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan materi
“Kami adalah Ksatria Lingkungan” kami membuat
kerajinan “Patung Kura-Kura dari Bubur Kertas“ yang kegiatan utamanya mengolah sampah kertas menjadi benda berguna
menghasilkan karya seni. Kegiatan lain dari materi P5 tersebut yaitu
membuat kerajinan dari sampah plastik.
Untuk membantu mengurangi sampah kertas yaitu dengan
cara mendaur ulang sampah tersebut.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh produksi kertas. Menurut Lester
(19994 : 66). Cara mengatasi masalah sampah kertas yaitu pencegahan limbah pada sumbernya ( produksi bersih ), yaitu
mengurangi penggunaan bahan baku, air
dan energi, menghindari pemakaian bahan baku beracun, seperti memproduksi
kertas yang berbahan non kayu, tidak
memakai khiorine ( pemutih kertas, yang bisa menyebabkan pencemaran air ), dan penanganan pencemaran setelah terjadinya
limbah ( end of pipe treatment
)
yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan di SD Negeri 2 Krangean
menggunakan cara yang teratur yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan.
CARA MEMBUAT PATUNG KURA-KURA DARI KERTAS
ALAT DAN BAHAN
Gunting
Buku tulis bekas
Air secukupnya
Lem kayu
Cat warna hijau, kuning dan hitam
CARA MEMBUAT:
1.
Gunting kertas bekas menjadi potongan kecil-kecil
2. etelah terkumpul potongan kertas kira-kira satu baskom penuh, rendam
dengan air hingga terendam seluruhnya.
5. Campurkan adonan dengan lem kayu secukupnya.
7. Setelah jadi, jemurlah selama kurang lebih 3-5 hari
8. Cat bagian tempurung menggunakan cat tembok.
Comments
Post a Comment